Enikusuma's Blog

Administrasi User

Posted on: 14 January 2010

User yang dimiliki linux:

  • root, yakni superuser yang membentuk account dan mengendalikan fungsi-fungsi sistem.
  • daemon atau sys, yang menangani aspek-aspek jaringan. Username ini diasosiasikan juga utilitas sistem lain, seperti print spooler dalam beberapa versi tertentu.
  • agent, yang menangani aspek mail elektronik, pada beberapa sistem, agent memiliki UID yang sama dengan daemon.
  • guest, digunakan bagi para pengunjung untuk mengakses sistem.
  • ftp, digunakan untuk akses anonymous FTP.
  • uucp, untuk mengatur uucp sistem.
  • news, digunakan untuk Usenet news
  • lp, digunakan untuk line printer system.
  • nobody, yakni user yang tidak memiliki file-file. Terkadang digunakan sebagai default user untuk operasi-operasi kurang openting

User Identification (UID)

UID secara historis dibentuk oleh integer-integer 16 bit, yang berarti mereka dapat melakukan range dari 0 hingga 65535. UID 0 dan 9 secara typical digunakan untuk fungsi-fungsi system. UID untuk orang-orang biasanya dimulai dari 20 atau 100. Linux menyimpan mappong antar-username dan UID-UID dalam file /etc/passwd. Masing-masing UID user diletakkan dalam field setelah password-password yang terenkripsi.

Perhatikan contoh isi dari satu record /etc/passwd :

anjik:eH5/.mj7NHB3dx:181:100:Anjik Sukmaaji:/home/anjik:/bin/ksh

Useradd

Linux menyediakan utilitas useradd untuk menambahkan nama pemakai baru ke sistem.

Usage : useradd [-u uid] [-o]] [-g group] [-G group,…]

[-d home] [-s shell] [-c comment] [-m [-k template]]

[-f inactive] [-e expire ] [-p passwd] [-n] [-r] name

useradd –D [-g group] [-b base] [-s shell]

[-f inactive] [-e expire]

-u   user-id

-g  group-id

-G  secondary group

-d  direktori awal (HOME),

-s  shell, /bin/bash dan lainnya

-c  comment, info atau keterangan tentang pemakai tersebut

-m  direktori HOME akan diciptakan, bila belum ada. Files yang berada pada direktori /etc/skel akan dicopy untuk menjadi default profile pemakai tersebut

-f  inactive_days, jumlah hari sebelum account tersebut dibekukan, bila masa berlaku password telah berakhir.

-e  tanggal habis berlaku nama login tersebut

-p   encrypted password

Usermod dan Userdel

# usermod <enter> •usage : usermod [-u uid [-o]] [-g group] [-G group,….]

[-d home [-m]] [-s shell] [-c comment] [-l new_name]

[-f inactive] [-e expire] [-p passwd] [-L|-U] name

#userdel <enter> •usage : userdel [-r] name

Group Identification (GID)

group Linux digunakan untuk mengelompokkan user-user satu sama lainnya. Sebagaimana username, groupname juga diset oleh administrator sistem saat account-account user dibuat. GID user diletakkan mengikuti UID-nya, perhatikan contoh file /etc/passwd :

anjik:eH5/.mj7NHB3dx:181:100:Anjik Sukmaaji:/home/anjik:/bin/ksh

Dalam contoh diatas, dapat dilihat bahwa GID primer anjik adalah 100.  Group memberikan mekanisme penanganan atau batasan-batasan tertentu bagi user-user. Group juga digunakan untuk membentengi akses informasi sensitif dan aplikasi-aplikasi berlisensi khsus untuk user tertentu.

Groupadd

Linux telah menyediakan utilitas administrasi group dengan utilitas groupadd. Sebelum melakukan penambahan group baru sebaiknya dilakukan pengecekan apakah group sudah atau belum.

# groupadd <enter>

usage : groupadd [-g gid[-o]]  [-r]  [-f] group

-g   nilai group-id

-o  Jika optioan ini dijalankan, maka group-id boleh merupakan duplikasi dari GID yang sudah ada

-r  menambah group sebagaimana bagian dari sistem dengan GID lebih kecil dari 500.

-f  force, akan memaksa groupadd untuk menghentikan proses, jika sudah ada di /etc/group.

# groupadd myschools

Groupmod dan Groupdel

atau menghapusnya dengan groupdel.

# groupmod <enter>

usage : groupmod [ -g gid [-o]] [-n name] group

Mengganti group-ID

# groupmod –g 123 mygroup

# grep mygroup /etc/group

mygroup:x:123:

Mengganti group-name

# groupmod –n newgroup  mygroup

# grep mygroup /etc/group

# grep newgroup /etc/group

newgroup:x:123

Menghapus group

# groupdel

usage : groupdel group

SuperUser

Setiap sistem Linux secara default memiliki user spesial dalam file /etc/passwd, yang memiliki UID bernilai 0. User ini dikenal juga dengan superuser dan normalnya diberi username root.

Account root adalah identitas yang digunakan oleh sistem operasi untuk menyelesaikan fungsi-fungsi dasar sistem, seperti logging user-user yang masuk dan keluar, me-record informasi accounting, dan mengaturdevice device input/output.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: