Enikusuma's Blog

Definisi Supply Chain Management

Posted on: 7 April 2010

Supply Chain Management (SCM) adalah manajemen dari sebuah jaringan bisnis yang saling terhubung untuk menjadikan suatu produk yang lengkap dan melengkapinya dengan layanan – layanan yang dibutuhkan oleh end customer (Harland, 1996).

SCM adalah desain, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan dari kegiatan – kegiatan supply chain dengan tujuan menciptakan net value, membangun infrastruktur yang kompetitif, meningkatkan logistik di penjuru dunia, mensinkronisasikan pasokan dengan permintaan, dan mengukur kinerja secara global (APICS Dictionary).

SMC adalah sistemik, koordinasi yang strategis dari fungsi – fungsi bisnis tradisional dan taktik di antara fungsi – fungsi bisnis dalam sebuah perusahaan tertentu dan dalam supply chain, yang bertujuan meningkatkan kinerja jangka panjang perusahaan secara individu dan supply chain secara keseluruhan (Mentzer et al, 2001).

SCM adalah integrasi proses bisnis kunci di antara supply chain yang bertujuan untuk menciptakan nilai tambah bagi customer dan stakeholder (Lambert, 2008).

SCM adalah hal yang mencakup perencanaan dan manajemen semua aktivitas dalam pendayagunaan, pengadaan, konversi, dan manajemen logistik. Serta mencakup komponen – komponen krusial dari koordinasi dan kolaborasi dengan mitra kerja, seperti supplier, penengah, penyedia layanan pihak ketiga, dan customer. Secara pokok, SCM mengintegrasi pasokan dan pengelolaan permintaan dalam dan antar perusahaan – perusahaan. Pada saat ini, jaringan bisnis yang terorganisir menyediakan produk dan layanan disebut Extended Enterprises (Council of Supply Chain Management Professionals).

SCM dianggap sama artinya dengan distribusi, sama dengan logistik, yaitu merupakan proses dimana perusahaan memindahkan material, komponen dan produk ke pelanggan dalam jumlah yang tepat, lokasi tepat, dan tepat waktu, sehingga dapat bersaing dengan para kompetitor dalam hal harga maupun kualitas (Fortune Magazine, Artikel Henkoff, 1994).

SCM adalah jaringan organisasi yang melibatkan hubungan upstream dan downstream dalam proses dan akti-vitas yang berbeda yang memberi nilai dalam bentuk produk dan jasa pada pelanggannya. Misalnya, pabrik pem-buat kemeja adalah merupakan supply chain yang menghubungkan upstream (melalui pengusaha kain kepada pengusaha kapas/serat) dan down-stream (melalui distributor dan retail pada pelanggan akhir). (Martin, 1998).

SCM berhubungan erat dengan aliran manajemen material, informasi, dan finansial dalam suatu jaringan yang terdiri dari supplier, perusahaan, distributor, dan pelanggan. (Stanford Supply Chain Forum (1999) yang dicetuskan oleh Kepala Forum Hau Lee).

SCM merupakan serangkaian pendekatan yang diterapkan untuk mengintegrasikan supplier, pengusaha, gudang (warehouse), dan tempat penyimpanan lainnya secara efisien sehingga produk dihasilkan dan didistribusikan dengan kuantitas yang tepat, lokasi tepat, waktu tepat untuk memperkecil biaya dan memuaskan kebutuhan pelanggan (Simchi Levi et al, 2000).

SCM adalah sejumlah material yang disimpan dan dirawat menutur aturan tertentu dalam tempat persediaan agar dalam keadaaan siap pakai dan ditatausahakan dalam buku perusahaan (Politeknik Negeri Malang 2007:1).

SCM adalah suatu tempat sistem organisasi menyalurkan barang produksi dan jasanya kepada para pelanggan. Rantai ini juga merupakan jaringan dari berbagai organisasi yang saling berhubungan dan mempunyai tujuan sama, yaitu sebaik mungkin menyelengarakan pengadaan atau penyaluran barang tersebut (Indrajit dan Djokopranoto, Politeknik Negeri Malang 2007:1).

SCM adalah perancangan, desain, dan kontrol arus material dan informasi sepanjang mata rantai dengan tujuan kepuasan konsumen sekarang dan dimasa depan (Schroeder, Politeknik Negeri Malang 2007:1).

SCM adalah konsep atau mekanisme untuk meningkatkan produktivitas total perusahaan dalam rantai suplai melalui optimalisasi waktu, lokasi dan aliran kuantitas bahan (Dr. Ryoichi Watanabe, 2001).

SCM adalah modifikasi praktek tradisional dari manajemen logistik yang bersifat adversial ke arah koordinasi dan kemitraan antar pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan aliran informasi dan produk tersebut (Yasrin Zabidi, 2001).

SCM adalah kombinasi dari seni dan ilmu yang berlangsung dalam meningkatkan cara perusahaan Anda menemukan mentah komponen yang dibutuhkan untuk membuat sebuah produk atau layanan dan menyampaikan ke pelanggan (About.com).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: